Keteladanan Mbah Dakem

Respons: 3 komentar
Dok. Pribadi
Inilah sosok wanita tua yang sering dipanggil mbah Dakem. Tubuhnya rapuh, kulit keriput, dengan pakaian yang lumayan kumal. Raut wajahnya mulai sayu, tak nampak lagi sebuah keceriaan. Namun, semangatnya masih luar biasa. Mulai pukul 8 pagi beliau sudah memulai aktifitasnya, mengangkat meja satu demi satu, ditatanya di depan papan media informasi sebelah barat alun-alun kota Banjarnegara, persis di seberang Masjid Agung. Menjajakan nasi bungkus dan makanan ringan, ada nasi rames, berbagai macam gorengan, dan makanan lainnya.
Dok. Pribadi

Walau tak setiap hari, aku bisa dikatakan sebagai langganannya, karena cukup sering juga aku sarapan dengan rames mbah Dakem. Harganya yang tergolong murah dibandingkan dengan makanan yang ada di sekitar sini, walau memang rasanya tidak begitu wah, namun cukup untuk mengganjal perut sampai siang.

Ada beberapa hal yang patut diteladani dari sosok mbah Dakem. Pertama, di usianya yang tidak muda lagi beliau masih mempunyai semangat untuk bekerja. Kegigihannya di usia senja bisa menjadi teladan bagi kaum muda. Semangat yang patut ditiru. Moso cah enom kalah karo wong tuo?
Kedua, ada sebuah kedermawanan yang luar biasa dalam cara berdagangnya. Biasa aku membeli satu bungkus nasi rames dan dua buah gorengan, dengan harga dua ribu limaratus rupiah. Dan mbah Dakem selalu memberikan imbuh, (jawa; artinya bonus, atau tambahan). Ketika aku tanya "mbahe ngimbui terus mangke saking pundi bathine?" (mbah selalu memberikan imbuh nanti untungnya dari mana?) "saking gusti Alloh mas" (dari Alloh mas) jawabnya singkat. 

Sungguh luar biasa, hal yang jarang sekali kita temui di zaman kini. Di era yang kebanyakan orang  berlomba-lomba untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya dan menghalalkan segala cara tanpa pandang efek kepada orang lain, masih ada sedikit keteladanan di sudut alun-alun kota Banjarnegara.

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. muda-mudi sekarang guling atas katil sepanjang hari je. tidur lewat bangun lewat. game, facebook. hehe. ni komen kat diri sendiri jgak ni. T__________T

    BalasHapus
  3. @Juma Ismail: yah, begitulah pemuda zaman sekarang,, hehe

    BalasHapus

Copyright © Fitran Zain

Sponsored By: GratisDesigned By: Habib Blog